Contoh naskah film pendek

Kali ini admin akan memberikan sebuah contoh naskah film pendek yang bercerita tentang film dokumenter di lingkungan sekolah. Naskah film pendek ini sangat tepat untuk dijadikan referensi kamu dalam masalah perfilman dan supaya pengetahuan kamu bertambah seputar dunia acting.

silahkan aja disimak.

Aku adalah seorang anak asal kota lhokseumawe yang juga sempat merasakan terpaan dahsyatnya tsunami, namaku Daniel yovanda, saat ini aku tinggal di pinggiran kota banda aceh yang elit, tepatnya di desa meunasah papeun, kecamatan ulee kareng. Setelah tamat SLTP di kota asalku aku pindah ke banda aceh dan berniat melanjutkan sekolah di kota ini. Aku mencoba melamar ke beberapa SLTA negeri di kota baruku, namun tak ada satu sekolah pun yang mau menerimaku dengan alasan nilai ebtanas murni (NEM) yang ku miliki masih di bawah rata rata.

Di dekat sebuah perkampungan nelayan terdapat sebuah sekolah bantuan dari NGO asing bekerja sama dengan salah satu perusahaan pemroduksi alat elektronik dunia. Sekolah ini dianggap oleh sebagian masyarakat banda aceh adalah salah satu sekolah yang menampung para anak anak bandel yang tidak di terima di sekolah lain. sekolah itu pun dekat dengan tempat pembuangan akhir, dimana semua sampah sampah kota banda aceh di buang kesitu. Tak ayal kalau aroma yang tak sedap hampir setiap hari tercium oleh murid murid sekolah itu. Sekolah itu adalah SLTA negeri nomor 13 di kota banda aceh.

Aku mencoba melamar untuk masuk SLTA 13 yang jaraknya dengan tempat tinggalku sekitar 5 km, yang sebagian orang banda aceh menyebut sekolah ini adalah sekolah sampah. Dan ternyata tak seperti sekolah sekolah lain di banda aceh, SLTA 13 ini masih kekurangan murid, jadi aku di terima di sekolah ini tanpa syarat berat seperti di sekolah lain.

Sebenarnya dulu saat sekolah ini baru diresmikan pada bulan juni 2006, sekolah ini masih menumpang di sekolah lain karena belum memiliki gedung sendiri, baru setelah 3 semester sekolah ini memiliki gedung sendiri tepatnya di daerah gampong jawa Banda Aceh. Kala itu sekolah ini memiliki 220siswa yang dibagi ke dalam 5 ruang kelas, tenaga pengajarnya hanya 17 orang ditambah satu orang kepala sekolah, namun hingga saat ini SMAN 13 Banda Aceh telah memiliki 35 tenaga pengajar di tambah seorang kepala sekolah dan 5 orang staff TU. Kini di areal seluas 2500 M2, 12 ruang kelas telah berdiri mendamping ruang kantor yang terdapat di tengah tengah lahan sekolah, berikut 2 laboratorium yaitu 1 laboratorium kimia dan fisika, dan 1 lagi laboratorium komputer. Sekolah ini juga dilengkapi dengan 6 toilet, 4 di antaranya untuk siswa, dan 2 lagi untuk guru. Dan 1 fasilitas kantin untuk murid yang dikelola oleh pihak koperasi sekolah, untuk menunjang aktivitas keagamaan seperti shalat dan pengajian SMAN 13 ini juga memiliki sebuah mushola. Disamping mushola terdapat sebuah lahan parker untuk kendaraan para siswa, dan satu lagi lahan parkir di depan mushola untuk meletakkan kendaraan para guru. Untuk perpustkaan siswa dapat menjumpainya di samping kiri kantor. Sedangkan untuk fasilitas olahraga, sekolah ini memiliki sebuah lapangan multifungsi di depan laboratorium.

Aku sangat bangga dapat sekolah di sebuah sekolah yang ternyata bukan sebuah sekolah seperti anggapan masyarakat sekitarnya, terbukti dibawah kepemimipinan bapak Drs, imran muuhammad sebagai kepala sekolah saat ini, segudang prestasi telah diraih oleh SMAN 13 ini, baik dibidang akademi maupun di bidang non-akademi.

Apapun anggapan orang tentang sekolah ku saat ini, aku terima karena mereka hanya melihat sesuatu dari luarnya saja, yang terpenting aku dan para siswa siswa lainnya yakin bahwa sekolah kami juga mampu bersaing dengan sekolah sekolah unggulan lainnya, kami ingin menunjukkan bahwa sebuah sekolah di dekat tempat pembuangan akhir juga dapat berprestasi ditingkat daerah maupun nasional. Dan sekali lagi, apapun anggapan orang tentang sekolahku, ya INILAH SEKOLAHKU…

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s